Politik dan Strategi Nasional
Pendidikan Kewarganegaraan

Nama : Agung Nugraha Putra
Npm : 30110301
Kelas : 2DB13
Dosen : Idi Darma

UNIVERITAS GUNADARMA
2012
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur saya panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah yang berjudul ” Politik dan strategi nasional” .

Semoga artikel ini ini dapat memberikan manfaat. Dan saya sangat menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan baik itu dalam bentuk penyusunan maupun kandungan materinya. Kritik dan saran dari sangat saya harapkan untuk penyempurnaan tugas ini.

Jakarta, April 2012

Penulis

Pengertian Politik
Dalam bahasa yunani “polis” berarti negara kota. Dikatakan Negara kota, karena memang pada awalnya politik merupakan berbagai macam kegiatan yang berhubungan dengan Negara/kehidupan Negara.
Politik pada dasarnya menyangkut tujuan-tujuan masyarakat, bukan tujuan pribadi. Saat ini yang dimaksud dengan pengertian politik adalah hal-hal yang menyangkut kegiatan partai politik, tentara dan organisasi kemasyarakatan.
Jadi, pengertian politik secara luas adalah interaksi antara pemerintah dan masyarakat dalam rangka proses pembuatan kebijakan dan keputusan yang mengikat tentang kebaikan bersama masyarakat yang tinggal dalam suatu wilayah tertentu.
Negara
Pengertian politik diatas memerlukan wadah berupa wilayah, yang dimaksud wilayah disini adalah Negara. Secara umum dimaknai sebagai sebuah wilayah yang berada disutu kawasan dimana diatas wilayah itu terdapat sebuah system yang bernama pemerintah. Dan di dalam wilayah itu juga berdiam sekelompok manusia yang sudah menyatakan diri untuk tunduk pada peraturan yang berlaku pada kawasan tersebut.
Pengambilan keputusan
Dalam kegiatan politik, sudah tentu memerlukan suatu proses pengambilan keputusan. Disini pengertian keputusan itu sendiri adalah hasil pemecahan masalah yang dihadapinya dengan tegas. Hal itu berkaitan dengan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan mengenai ‘apa yang harus dilakukan’ dan seterusnya mengenai unsur-unsur perencanaan. Dapat juga dikatakan bahwa keputusan itu sesungguhnya merupakan hasil proses pemikiran yang berupa pemilihan satu diantara beberapa alternatif yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah yang dihadapinya.
definisi pengambilan keputusan adalah pemilihan alternatif perilaku dari dua alternatif atau lebih ( tindakan pimpinan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam organisasi yang dipimpinnya dengan melalui pemilihan satu diantara alternatif-alternatif yang dimungkinkan).
Kekuasaan
Kekuasaan adalah kemampuan untuk menggunakan pengaruh pada orang lain. Dalam kegiatan politik kekuasaan adalah sesuatu yang tidak asing lagi. Sudah tentu jika kita bicara politik, pada akhirnya kita akan menyinggung hal-hal yang berkenaan dengan kekuasaan atau jabatan. Artinya kemampuan untuk mengubah sikap atau tingkah laku individu atau kelompok. Kekuasaan juga berarti kemampuan untuk mempengaruhi individu, kelompok, keputusan, atau kejadian.
Kekuasaan tidak sama dengan wewenang, wewenang tanpa kekuasaan atau kekuasaan tanpa wewenang akan menyebabkan konflik dalam organisasi.

Secara umum ada dua bentuk kekuasaan:
1. Pertama kekuasaan pribadi, kekuasaan yang didapat dari para pengikut dan didasarkan pada seberapa besar pengikut mengagumi, respek dan terikat pada pemimpin.
2. Kedua kekuasaan posisi, kekuasaan yang didapat dari wewenang formal organisasi. Kekuasaan berkaitan erat dengan pengaruh (influence) yaitu tindakan atau contoh tingkah laku yang menyebabkan perubahan sikap atau tingkah laku orang lain atau kelompok

Kebijakan Umum
yaitu suatu aturan yang mengatur kehidupan bersama yang harus ditaati dan berlaku mengikat seluruh warganya. Setiap pelanggaran akan diberi sanksi sesuai dengan bobot pelanggarannya yang dilakukan dan sanksi dijatuhkan didepan masyarakat oleh lembaga yang mempunyai tugas menjatuhkan sanksi (Nugroho R., 2004; 1-7).
Ketika suatu isu yang menyangkut kepentingan bersama dipandang perlu untuk diatur maka formulasi isu tersebut menjadi kebijakan publik yang harus dilakukan dan disusun serta disepakati oleh para pejabat yang berwenang.
Distribusi kekuasaan
Distribusi adalah pembagian dan penjatahan nilai-nilai (Values) dalam masyarakat. Apabila nilai tersebut kita kaitkan dengan kekuasaan, maka yang dimaksud dengan distribusi kekuasaan adalah pembagian wewenang dalam hal menjalankan kebijakakan-kebijakan yang bersifat publuk atau umum. Dalam kegiatan politik perlu membicarakan bagaimana pembagian dan pengalokasian kekuasaan.
Strategi dan strategi nasional
strategi adalah pengetahuan tentang penggunaan pertempuran untuk memenangkan peperangan. Sedangkan perang itu sendiri merupakan kelanjutan dari politik. Namun saat ini istilah memenangkan peperangan sudah tidak tepat, akan lbih tepat jika kit sebut arti strategi dalam pengertian umum adalah cara untuk mendapatkan kemenangan atau tercapainya suatu tujuan termasuk politik.
Strategi Nasional adalah cara melaksanakan politik nasional dalam mencapai sasaran-sasaran dan tujuan yang ditetapkan oleh politik nasional.
sedangkan Politik Nasional itu sendiri adalah asas, haluan, usaha serta kebijaksanaan negara tentang pembinaan (perencanaan, pengembangan, pemeliharaan dan pengendalian) serta penggunaan secara kekuatan nasional untuk mencapai tujuan nasional.
Dasar penyusunan politik dan strategi nasional
Landasan pemikiran nasional ini penting karena didalamnya terkandung dasar negara, cita-cita nasional dan konsep strategis bangsa Indonesia.
Lalu apakah yang mendasari pemikiran nasional tersebut? Dasar pemikirannya adalah pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam sistem manajemen nasional yang berlandaskan ideologi Pancasila, UUD 1945, Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional.
Dalam melaksanakan politik nasional maka disusunlah strategi nasional. Misalnya strategi jangka penedek, jangka menengah dan jangka panjang.

Kesimpulan:
Politik nasional diartikan sebagai kebijakan umum dan pengambilan kebijakan untuk mencapai suatu cita-cita dan tujuan nasional.yang didalamnya terdapat suatu wilayah(Negara), memerlukan suatu kegiatan pengambilan keputusan menggunakan berbagai macam strategi untuk mendapatkan kebijakan publik yang bermanfaat.
Dengan demikian definisi politik nasional adalah asas, haluan, usaha serta kebijaksanaan negara tentang pembinaan (perencanaan, pengembangan, pemeliharaan, dan pengendalian) serta penggunaan kekuatan nasional untuk mencapai tujuan nasional.

Daftar pustaka:
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/05/sistem-politik-indonesia-3/
http://gudanginformasi.info/pengertian-pengambilan-keputusan.html